KOLEKSI

Motif batu alam dan travertine

Motif travertine dan batu memberi tekstur alami tanpa pori batu asli, yang berarti tidak perlu pengisian dan penyegelan berkala.

Slab sintered stone di galeri Kapuk
Slab berdiri tegak dalam ukuran penuh supaya urat bisa dinilai langsung.

Motif dalam kelompok ini

Travertine alami berpori dan menyerap air; sintered stone menutup pori itu di dalam proses pembuatan. Untuk kolam, area basah, dan dinding luar, perbedaan ini yang paling terasa setelah dua tahun.

Warna beige dan abu batu juga lebih toleran terhadap goresan halus dibanding putih urat.

Batu asli dan versi sintered: perbandingan praktis

AspekTravertine asliSintered stone motif travertine
PorositasTinggi, perlu diisiDi bawah 0,2 persen
PerawatanPenyegelan berkalaLap dan bersihkan biasa
Noda minyakMenyerap, sulit hilangTidak menyerap
KetebalanTebal dan berat9 sampai 12 mm
PemasanganTradisional, tebalPerekat, sambungan tipis

Di mana paling terasa bedanya

Di kamar mandi dan area kolam. Batu asli di area basah terus menyerap dan akhirnya berubah warna; versi sintered menjaga warna dan tidak perlu disegel ulang setiap tahun.

Di fasad yang terkena hujan langsung, keduanya butuh sistem penempelan yang benar. Perbedaannya ada pada beban: slab 12 mm jauh lebih ringan daripada batu asli dengan ketebalan yang sama luasnya.

Kesalahan yang sering terjadi

Menganggap tekstur matte berarti permukaan kasar yang menahan kotoran. Teksturnya visual, bukan pori terbuka, dan tetap tertutup.

Memasang motif beige di area kerja tanpa alas potong. Goresan halus pada beige lebih samar daripada putih, tetapi tetap terlihat di bawah cahaya menyamping.

Langkah berikutnya

Bandingkan empat motif ini pada slab asli di galeri Kapuk. Jadwalkan kunjungan →

Aplikasi yang sering diminta

AplikasiMotif yang cocokAlasan
Kamar mandi dan area kolamTravertine Classic, Rock GrigioTidak menyerap air, tidak perlu disegel
Dinding ruang tamuSabbia Panna, Travertine ClassicTekstur memberi kedalaman tanpa urat ramai
Meja kopi dan meja sampingTravertine Velvet, Sabbia PannaWarna hangat dan permukaan lembut
Fasad terlindungRock GrigioWarna abu menyamarkan debu
Meja dapurKurang idealTekstur beige menyerap kesan minyak

Untuk area basah, yang menentukan bukan motifnya melainkan sambungan dan kemiringan. Sambungan yang rapat dan kemiringan kecil ke arah pembuangan lebih penting daripada jenis permukaan.

Yang perlu dibawa saat melihat slab

Bawa denah dengan ukuran jadi, bukan perkiraan. Panjang meja, kedalaman, posisi wastafel, dan tinggi backsplash menentukan jumlah lembar dan arah potong, dan semuanya bisa dihitung saat kunjungan.

Bawa juga contoh warna kabinet atau lantai yang sudah ada, dalam bentuk foto cetak atau sampel. Warna di layar ponsel bergeser, dan motif yang terlihat cocok di foto sering berbeda saat disandingkan dengan material asli.

Kalau memungkinkan, datang pada waktu cahaya mendekati kondisi ruangan: pagi untuk dapur yang menghadap timur, sore untuk yang menghadap barat.

FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan

Jawaban singkat untuk pembeli yang membandingkan motif dan ukuran.

Apa bedanya travertine sintered dengan travertine asli?

Travertine asli berpori dan perlu diisi serta disegel berkala. Versi sintered menutup pori di dalam proses, jadi tidak menyerap air dan tidak perlu penyegelan ulang.

Apakah motif batu alam cocok untuk area basah?

Cocok, karena daya serap air di bawah 0,2 persen. Yang perlu diperhatikan adalah sambungan dan kemiringan, bukan materialnya.

Apakah motif tekstural lebih sulit dibersihkan?

Tidak, permukaannya tetap tertutup. Debu halus bisa terlihat pada tekstur matte, tetapi cukup dilap dengan kain lembap.

Bisakah dipakai untuk fasad luar?

Bisa untuk fasad beratap atau terlindung, dengan sistem penempelan yang sesuai. Untuk fasad terbuka penuh, kencangkan mekanis dan konfirmasi dengan perencana.

Apakah warnanya berubah karena matahari?

Motif yang dirancang untuk luar ruang stabil terhadap UV. Tetap konfirmasi peruntukan motif sebelum memesan untuk fasad.

Book VisitWhatsApp